Beranda > Photo Story, Psikologi Fotografi > Bromo, The Land of God (Part II, Mengunjungi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru)

Bromo, The Land of God (Part II, Mengunjungi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru)

Wow…! The heaven is really wasn’t far….
Begitu celetukan seorang bule di belakang saya sewaktu matahari merah sudah mulai nampak penuh dan member refleksi bagus pada gumpalan awan yang terhampar disekeliling Gunung Bromo. Menakjubkan memang, saya sampai harus meninggikan tripod kamera saya dan memanjat pagar pembatas supaya mendapat pemandangan penuh Bromo dari lereng Pananjakan.

Bromo

Tak sampai sepuluh menit kemudian kabut yang membuat area pemandangan bromo sebelumnya agak kabur mulai turun pelan-pelan dan meninggalkan sembulan puncak Gunung Bromo, Batok dan Semeru. Pada area Semeru malah menimbulkan decak kagum hampir semua orang karena menyemburkan asap yang abu-abu pekat dengan background langit yang kebetulan hari itu cerah, biru dan bersih.

Bromo

Kurang lebih seperti itulah suasana sunrise yang saya alami setiap mengunjungi Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (TN-BTS). Idealnya, mengunjung taman wisata ini memang dimulai dari Lereng Pananjakan. Lereng ini merupakan titik pandang terbaik ke arah kawasan Gunung Bromo di mana Kawah Bromo nampak sebagai suatu panorama yang amat eksotik, dengan kepulan asap dan warna-warni punggungan bukit bekas lelehan lava belerang disekitarnya dan hamparan padang pasir mengelilinginya. Kebanyakan pengunjung mulai naik ke gunung Penanjakan sekitar dini hari pada pukul 04.00 WIB.

Daya tarik utama TN-BTS adalah gejala alam yang unik dan spektakuler yang dapat dinikmati dan didekati dengan mudah. Kaldera Tengger dengan 5 (lima) buah gunung yang berada didalamnya merupakan daya tarik tersendiri, termasuk kisah geologi terbentuknya gunung-gunung tersebut. Kaldera Tengger ini secara administrasi pemerintahan terdapat di Kab. Probolinggo. Desa terdekat dari Kaldera Tengger adalah Cemorolawang (±45 Km dari Probolinggo), dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan umum atau carter jeep. Sedangkan dari Cemorolawang apabila ingin turun dan menyusuri lautan pasir Kaldera Tengger dapat menggunakan kuda, jeep atau jalan kaki. @sueswit.copyrigted

Bromo

Jalur Menuju Bromo;

  • Jalur yang bisa Anda tempuh sesampai Anda di Surabaya adalah melalui pintu barat dari arah pasuruan yaitu masuk dari desa Tosari untuk menuju ke pusat obyek wisata (lautan pasir)yang terbilang berat karena medan yang harus ditempuh tak bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 biasa ini dikarenakan jalan turunan dari penanjakan kearah lautan pasir sangatlah curam, kecuali kita menyewa jip yang disediakan oleh pengelola wisata
  • Jalur Utara dari arah sebelum masuk probolinggo yaitu pada daerah Tongas, kita akan menuju desa cemoro lawang sebelum turun menuju lautan pasir maka tidaklah terlalu berat dikarenakan turunan dari lerengnya tidaklah terlalu curam sehingga sepeda motor pun dapat melaluinya. Kebanyakan para wisatawan yang ingin mudah mencapai lautan pasir melewati jalur ini. Namun bila anda ingin menyaksikan sunrise yang sering ditampilkan di foto – foto, yang banyak difoto dari puncak penanjakan maka anda lebih praktis melewati jalur pintu barat.
  • Sesampai di kawasan lokasi wisata, Anda bisa menyerahkan jalur lokasi kunjungan Anda ke sopir jeep yang Anda sewa. Ada beberapa tempat yang menarik di kawasan wisata ini disamping Lereng Pananjakan, padang pasir dan kawah. Kalau sedikit memutar ke samping, Anda akan sampai pada lokasi yang disebut Padang Savana. Lebih jauh lagi Anda akan menemukan Bukit Teletubies yang susananya mirip sekali dengan lingkungan film anak-anak teletubies.

Bersambung ke bagian III

  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 496 pengikut lainnya.