Motorola Milestone
Gadget ini adalah gadget Android pertama yang saya punyai. Hasil dari berburu barang bekas berkualitas di kaskus. Saat mulai tertarik pada sistem Android ini saya mulai cari-cari referensi gadget yang paling pas dengan kebutuhan saya. Setelah browsing sana-sini saya dapat banyak referensi, ternyata kalau mau gadget yang tangguh ya pake Motorola. Dari beberapa item Motorola yang sudah ber-OS Android, pilihan saya akhirnya jatuh ke Motorola Milestone ini.

Mengapa Milestone yang relatif tidak sepopuler merk atau type yang lain? Pertama karena dia sudah dilengkapi dengan keypad. Karena terkadang kalau cuma mengandalkan touchpad atau smart keyboard saja kita agak kesulitan. Kedua, bodynya benar-benar tangguh. Full metal..! cocok buat orang yang suka menjatuhkan henpon kayak saya ini. Dan sampai hari ini terbukti, beberapa kali jatuh, tergores tapi body Miley saya ini masih mulus-mulus saja.
Miley saya ini saya dapatkan second hand. Tapi masih seperti baru karena pemilik lama baru memakainya selama sebulan. Itupun kurang banyak dipakai sama dia karena katanya dia tidak familiar dengan sistem Android. Jadi relatif jarang dipegang. Saya cek sana-sini ternyata memang masih seperti barang baru. Dan saya dapatkan lumayan murah karena selisih sejuta lebih sedikit dari harga barunya yang saat itu masih sekitar 4.750ribuan.
Hari-hari pertama memakainya saya sebenarnya kurang nyaman karena body metalnya lumayan berat. Ditambah ternyata gadget ini cepat panas dan boros batree. hampir saya jual lagi sampai ketika saya browsing dan dapat ilmu baru tentang optimalisasi Android. Setelah mempraktekannya dengan cara menginstall beberapa aplikasi optimalisasi aplikasi dan batree ternyata memang bekerja dengan bagus. dari kondisi awal dimana dalam sehari saya bisa sampai 3 kali charge, saat ini saya hanya perlu men-chargenya sekali dalam sehari. Biasanya saat sudah mau tidur, bangun tidur mau berangkat kerja baru saya cabut.
Soal kinerja, sebagaimana pada umumnya Android, saya sangat puas dengan apa yang bisa dilakukan si Miley ini. Layar LCDnya relatif bersih meski tidak semewah iPhone saya sebelumnya. Sensitifitas touchsreennya cukup memuaskan. Keypadnya yang empuk dan tidak terlalu kecil membuat nyaman saat saya harus mengetik artikel yang panjang-panjang. Kameranya yang 5MP cukup bikin puas untuk jepret2 iseng kemudian diaplot di fesbuk. Setting-seting semuanya mudah dilakukan dan tidak serumit Blackberry atau iPhone.
Satu-satunya kelemahan yang sampai hari ini membuat saya kesal adalah susahnya mencari cadangan batree-nya. Untunglah saya punya eksternal mobile charger yang bisa charge sampai 1.5 kali. Jadi masih bisa merasa ‘aman’ untuk travelling tanpa takut kehabisan energi Android. @sueswit. copyrighted
*images from google images












